Android merupakan sebuah perkembangan baru
dalam dunia teknologi. Namun, tidak hanya digunakan untuk keperluan
pekerjaan dan hiburan, android dapat pula dimanfaatkan secara lebih luas
dalam dunia pendidikan.
Demikian disampaikan Software Enginer at 3iQ’s Inc, Orlando, Florida USA Lukluk Luhuring Santoso dalam Workshop Android for Education di Universitas Negeri Semarang (Unnes). “Android plus pendidikan memungkinkan kita membuat sebuah kolaborasi pembelajaran (collaborative learning),
yaitu sebuah lingkungan belajar di mana banyak orang bergabung
mengerjakan suatu pekerjaan bersama-sama, saling memberi umpan balik
sehingga menghasilkan sesuatu yang sempurna,” ujar Lukluk, seperti
dilansir dari laman Unnes, Selasa (5/6/2012).
Di Eropa dan
Amerika, lanjut Lukluk, siswa SD sudah terbiasa mengerjakan riset.
“Setelah mendapatkan materi dari guru, guru memberi tugas riset yang
berhubungan dengan materi tersebut secara berkelompok. Karena tiap orang
memiliki pandangan yang berbeda, itulah yang akan membuat suatu
pembelajaran lebih cepat dimengerti dan menghasilkan sesuatu yang luar
biasa,” ujarnya menambahkan.
Narasumber lainnya, yakni Ketua
Stimik Himsya Semarang Septia Lutfi mengungkapkan, perkembangan android
yang cepat menjadi sebuah keunggulan tersendiri dibandingkan kompetitor
lain, yakni windows yang butuh waktu hitungan tahun untuk memunculkan
versi terbarunya. "Setelah versi 4.0 Ice Cream Sandwich, pada Juni mendatang android akan mengeluarkan versi terbarunya Android 4.1 Jelly Bean yang selanjutnya akan disusul dengan Android versi Key Lime Pie
masih dalam tahun yang sama. Sementara itu, Windows dengan produk
Windows 7 yang dirilis 2009 hingga tahun ini belum ditetapkan kapan akan
merilis versi terbarunya,” tutur Septia

